Kamis, 09 Januari 2014

Untukmu Indonesiaku

Negeriku Indonesia...
Kaya Akan alam yang Berlimpah,
Dinegeriku yang Indah Permai,
Pak tani dengan tersenyum masih menggarap Tanah,
Berteteskan keringat dan Air mata demi sesuap Nasi..
Buruh juga tersenyum,
Bahunya yg kekar masih memikul Beban,
Hanya demi selliter Beras...
Namun jika kita sadari apa maksud dari senyuman pak tani & Buruh..
Senyuman itu mengandung Ribuan Makna..
Makna yang terserat Didalam hati...
Penuh tangis dan harapan yang tak kunjung datang menghampiri..
Buruh,Tani Menangis didalam hati..
Tapi Mereka tetap tersenyum..
Dan Kini...!!!!
Senyuman itu pun ingin direbut dengan paksa, tanpa Mereka Harus berteriak, tanpa mereka tahu apa maksud dari semua ini...

Namun..!
Buruh, Tani , Nelayan masih saja tersenyum...
Melihat negeri ini yang kaya akan sumber,
Yang kaya akan Budaya,
Dan yang selalu keliatan Damai...
Tapi kedamaian yang mereka lihat, adalah Kedamaian yang sementara, Kedamaian karena Pembodohan, kemajemukan, dan Kedamaian yang penuh dengan Kepalsuan..

Kini, Buruh,Tani Mulai berteriak..!!!
Pedang yang dahulunya tersarung sudah mulai diasah..
Sambil bertanya dalam Hati.
Untuk apa alam yang kaya ?
Untuk apa kami bekerja,?
Untuk apa kami Berkarya ?
Jika hanya untuk Memuaskan Nafsu-nafsu para Pendosa...
Pendosa yang terus Memangsa & Membinasakan Kami..
Pendosa yang tak pernah perduli akan Nasib kami..
Para pendosa yang hanya bisa ketawa, melihat, menikmati, mengolok, dan Mencaci maki Kami..
Dan dengan lantangnya berkata "Kalian bekerja,Kalian berkarya hanya untuk memuaskan mereka"
Tidak kawanku...!!!
Kita tidak boleh dijadikan budak di negeri ini,
Negeri yang seharusnya menilai, menghargai, dan Melihat keberadaan kita..

Sudah..!!!
Sudah cukup senyuman kami.
Sudah cukup pengorbanan kami,

Dan kini saatnya...
Kepalkan tangan kiri kita...!!
Lawan segala bentuk penjajahan,
Lawan segala bentuk penindasan,
Jangan biarkan semua ini terus berlanjut tanpa batas kegenerasi-kegenerasi...

Satukan Gumammu..!!
Menjadi REVOLUSI....!!!!!

Karya @BungSyam_jaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar